≡ Menu

Cara Dan Teknik Nabi Muhammad Mengawal Sifat Marah

marah-syaitan-api-533x400

Menurut riwayat, ada seorang Badwi datang menghadap Nabi s.a.w. dengan maksud ingin meminta sesuatu  pada Baginda. Nabi s.a.w. memberinya, lalu bersabda, “Aku berbuat baik kepada mu.” Badwi itu berkata, “pemberianmu tidak baik padamu.” Para sahabat rasa tersingguing, lalu mengugutnya dengan marah, namun Nabi memberi isyarat agar mereka bersabar.

Kemudian Nabi s.a.w. pulang ke rumah. Nabi kembali dengan membawa barang tambahan untuk diberikan kepada Badwi itu. Nabi bersabda pada Badwi itu, “Aku berbuat baik pada mu?” Badwi itu berkata, “Ya, semoga Allah membalas kebaikan uan, keluarga dan kerabat.”

Keesokan harinmya, Rasulullah s.a.w. bersabda kepada para sahabatnya, “Nah, kalau pada waktu Badwi itu berkata yang sekasar itu engkaui dengar, kemudian engkau tidak bersabar dan engkau membunuhnya, maka ia pasti masuk neraka. Namun, kerana saya bimbing dengan baik, maka ia selamat.” Beberapa hari selepas itu, si Badwi bersedia untuk di beri perintah bagi melaksanakan tugas penting yang berat mana sekali pun. Dia juga turut dalam medan jihad dan melaksanakan tugasnya dengan taat dan redho.

Rasulullah s.a.w. memberikan contoh kepada kita tentang berlapang dada. Ia tidak marah menghadapi kekasaran seorang Badwi yang memang demikianlah karekternya. Kalaupun saat itu dilakukan hukuman terhadap si Badwi itu , tentu hal itu bukan satu kezaliman, namun Rasulullah s.a.w. tidak berbuat demikian.

Baginda tetep sabar menghadapinya dan memberikan sikap yang ramah dan lemah lembut. Pada saat itulah, Nabi Muhammad s.a.w. ingin menunjukkan pada kita bahawa kesabaran dan lapang dada lebih tinggi nilainya dari pada harta benda yang bertimbun. Harta, saat itu, ibarat sampah yang berlonggok yang di pakai untuk makanan unta yang ganas. Tentu saja, unta yang telah mendapatkan keperluannya akan dengan mudah dapat dijinakkan dan boleh di gunakan untuk menempuh perjalanan jauh.

Adakala, Rasulullah s.a.w. juga marah, Namun, marahnya tidak melampaui batas kemuliaan. Itu pun Baginda lakukan bukan kerana masaalah peribadi melainkan kerana kehormatan agama Allah.

Rasulullah bersabda:”Memaki hamun orang Mukmin adalah fasik(dosa) dan memeranginya adalah kufur (keluar dari Islam).”(riwayat Bukhari).

Sabdanya lagi: “Bukanlah seorang Mukmin yang suka mencela, pengutuk, kata-katanya keji dan kotor.” (riwayat At Tarmizi)

Seorang yang mampu mengawal nafsu ketika marahnya memuncak, dan mampu menahan diri dikala mendapat ejekan maka orang seperti inilah yang diharapkan menghasilkan kebaikan dan kebajikan bagi dirinya mahupun masyarakatnya.

Seorang Hakim yang tidak mampu menahan marahnya tidak akan mampu memutuskan perkara adil. Dan, sekiranya seorang pemimpin yang mudah terbakar nafsu marahnya tidak akan mampu memberikan jalan keluar bagi rakyatnya. Justeru itu ia akan sentiasa memunculkan permusuhan di dalam masyarakatnya. Begitu pula dengan pasangan suami isteri yang tidak memilikki ketenangan jiwa. Ia akan tidak mampu melayarkan bahtera hidupnya kerana masing-masing tidak mampu memejamkan mata atas kesalahan kecil pasangan mereka.

Jom kita dengar bersama motivasi cara menanggani sifat marah..best sangat…dari dato’ Fadhilah Kamsah..selamat mendengar dan selamat beramal..

Menangani_Sifat_Marah_(Side_A)

Menangani_Sifat_Marah_(Side_B)

Wallahu a’lam..

Cari Duit Tambahan

Incoming search :

yang paling berbahaya adalah marahnya orang sabar,kata kata sindiran buat pimpinan,kata kata orang yang marah tapi sabar,istriku sabar sayang,istri marah,gambar tulisan orang marah,gambar dp suami yang mempunyai watak keras,gambar buat orang sabar,foto dp kata2 mehadapi cewek ngabek,DP untuk meluluhkan pacar yang lagi ngambek,dp ketenangan jiwa,kata-kata motivasi bagi org yg suka marah,kata2 marah mau jalan kerja,ucapan untuk seorang istri,tuntunan nabi muhammad saw dalam menghindari rasa marah,tips menghadapi orang yg suka marah dan menghancurkan benda,tips menghadapi istri pembangkang,sikap istri menghadapi suami yg marah,sifat wanita suka marah,sabar adalah sifat nabi,motivasi agar tidak marah,kesabaran nabi muhammad saw,kata2 sabar menghadapi suwami egoi n jahat pda istri,dp kata sindiran suami yang menyakiti istrinya,dp kata kata istri pd suami yang tidak pulang,cara orang yang di sayank tidak gampang marah,cara menghadapi sifat dan karqkter wanita menurut islam,cara menghadapi seseorang menurut islam,cara meng cahaya di laptopurat,cara menahan ejekan orang lain,Cara menahan ejekan,cara menahan amarah dalam islam,cara meluluhkan amarah suami,cara bersikap ketika marah menurut islam,buah kesabaran suami yang suka selingkuh,cara rasul menghadapi istrinya,cara seorang istri menghadapi suami saat emosi?,dp emosi dan marah,dp buat suami agar tidak selingkuh,dp bbm orang marah,dp bbm kesel,dp bbm gambar istri yg bicara kasar sama suami nya,Dp bbm berbohong,doa untuk mematikan sifat marah,doa istri untuk suami selingkuh,doa agar pacar tidak bisa marah dan kasar menurut islam,cara untuk berlapang dada,azab istri yang tidak nurut

6 comments… add one

  • obat insomnia

    Seorang yang mampu mengawal nafsu ketika marahnya memuncak, dan mampu menahan diri dikala mendapat ejekan maka orang seperti inilah yang diharapkan menghasilkan kebaikan dan kebajikan bagi dirinya mahupun masyarakatnya.

    dengann menahan amarah itu baik untuk kesehatan agar tidak darah tinggi

  • riza hasmayanti

    1. bagai mana cara kita supaya suami kita tidak selikuh lagi dan bagai mana cara mematikan nafsu nya kepada wanita lain?
    2. dan hanaya terbuka kepada istri nya,dan bagai mana cara nya supaya suami sangat sayang pada istri nya?
    3. bagai mana pendapat anda dengan suami yang selalu menyembunyi kan harta benda nya,misal nya dompet,hp, atau tdak mau memperlihat kan kartu ATM nya,apa kah ini bisa di sebut dia punya istri simpanan atau dia suadah tidak sayang lagi?

    • riza hasmayanti

      1. bagai mana cara kita supaya suami kita tidak selingkuh lagi ?
      2. dan bagai mana cara mematikan nafsu nya pada wanita lain ?

    • Ummu Dhiya

      Mbak Riza yang baik hati..

      Tergelitik dengan pertanyaan Mbak yang diajukan..berikut ini saya sampaikan pengalaman saya, mudah-mudahan menjadi salah satu solusinya.
      1) Saya sangat rido menerima ayat-ayat firman Allah dalam Al-Qur’an apa pun itu, karena saya mengakui dan meyakini kebenaranNya, termasuk bila yang terbaik itu suami memiliki istri lagi.
      2) Saya insyaAllah siap mentaati titahNya, menjadi istri yang shaleh bagi suami dan ibu yang baik bagi anak-anak..Karenanya sikap sayang terhadap mereka, sabar menahan amarah, dll. secara otomatis berdampak pada keberadaan kita amat dibutuhkan mereka. Mereka insyaAllah akan sayang kepada kita.
      3) Bagi saya keshalehan yang ikhlas kita lakukan karena Allah, sedikit demi sedikit akan memindahkan posisi nafsu duniawi di bawahnya. Harta benda, dompet, hp, dan kartu ATM berada di bawah dibanding dengan ketentraman jiwa, suami betah dan nyaman di rumah. Bandingkan bila sebaliknya, kita mengejar dan menuntut posisi duniawi itu. Suami yang sedang lupa itu akan semakin berbohong dan lari dari sisi kita.. Godaan terhadap suami itu semakin menggiurkan adanya..
      Mari kita tingkatkan dekat kepada Allah.. Suami yang mana yang tidak butuh terhadap istri yang shaleh dan menentramkan hidupnya, ia pasti butuh ketenangan hidup. InsyaAllah lambat laun ia akan sadar akan kesalahannya.

      Mbak Riza, saya minta maaf kalau nadanya seperti menggurui. Mbak tentu lebih tahu dengan suaminya dibanding saya. Ini hanya sekadar tukar menukar pengalaman saja ya.. Saya sayang Mbak Riza.

      titin

  • neke

    bagaimana meredakan marah orang terdekat yang menggebu-gebu seperti kesetanan

  • Susah gan Lepasin sifat marah itu agar tidak keluar

Leave a Comment



Next post:

Previous post: