≡ Menu

Kelebihan Dan Fadhilat Bulan Syawal

KELEBIHAN-BULAN-SYAWAL2

Bulan Syawal sebagai kelanjutan dari Bulan Ramadhan, jika dilihat dari arti kata itu, yakni peningkatan, rasanya menjadi sangat tepat. Setelah sebulan penuh kaum beriman menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramdhan, yang diharapkan dari ibadah itu agar meraih derajat taqwa, maka dengan bersambung Bulan Syawal, maka makna itu terasa, ialah agar terjadi peningkatan. Seolah-olah nama bulan ini mengingatkan bagi siapapun, bahwa seharusnya setelah menjadi bertaqwa maka seseorang atau sekelompok orang harus menampakkan diri, ada peningkatan kualitas hidupnya.

Setidak-tidaknya tatkala memasuki Bulan Syawal, ada harapan agar terjadi peningkatan kualitas, ialah kualitas ketaqwaan bagi mereka yang berpuasa. Jika hal itu ingin dilihat secara nyata, maka akhlak orang-orang yang telah berpuasa menjadi meningkat, tempat-tempat ibadah semakin semarak karena jamaáhnya juga meningkat, orang-orang yang berkesusahan menjadi bisa tersenyum, lantaran persoalan mereka terselesaikan oleh karena munculnya banyak orang yang semakin sadar membayar infaq. Sehingga, memasuki Bulan Syawal kehidupan menjadi semakin lebih baik dan damai, karena dihiasi oleh akhlaq yang mulia, kedekatan dengan Allah, dan juga dengan sesama makhluk. Akhirnya Bulan Syawal menjadi bulan yang sangat indah.

Jom Aktifkan MyKad Smart Shopper Anda Untuk dapatkan Mata Ganjaran !!

Namun sementara ini yang terjadi belum seindah itu. Bahkan beberapa hari terakhir yang terdengar adalah berita-berita yang agak menyedihkan, misalnya terjadi kemacetan lalu lintas karena padatnya kendaraan di jalan sebagai akibat banyaknya orang pulang dari mudik. Bahkan juga besarnya jumlah kecelakaan di jalan hingga meninggal. Di Malang, misalnya, terdapat sekeluarga, suami isteri dan empat anaknya, meninggal bersamaan akibat kecelakaan di Tuban sepulang dari mudik.

Meninggal adalah sebuah kepastian, atau disebut taqdir. Tetapi peristiwa itu terkait dengan hari raya idul fitri di Bulan Syawal. Sehingga, tidak mudah disalahkan jika kemudian muncul pandangan yang mengatakan bahwa ternyata hari raya idul fitri, atau memasuki Bulan Syawal tidak selalu menggembirakan. Hari-hari yang semestinya penuh dengan gembira dan bahagia, ternyata justru sebaliknya, membawa duka. Sekalipun sesungguhnya tidak ada kejadian di alam ini yang sia-sia, melainkan selalu saja ada hikmah di balik semua itu, baik yang dirasakan menggembirakan maupun yang menyusahkan.

Selain itu, setelah hingar-bingar mudik usai, berbagai persoalan juga muncul, misalnya terjadi semakin banyak urbanisasi sehingga jumlah penduduk kota meningkat. Hal itu disebabkan karena sekembalinya dari mudik, tidak sedikit di antara mereka membawa serta keluarga atau tetangga untuk mencari pekerjaan ke kota. Berita lainnya yang kurang menyenangkan, terdapat beberapa PNS terkena sanksi, karena tidak bisa masuk kantor tepat pada hari yang seharusnya sudah aktif kembali. Belum lagi peristiwa kecil dan sederhana lainnya, misalnya uang belanja sementara keluarga, telah habis sebelum waktunya, karena digunakan membiayai hari raya, termasuk mudik itu.

Pertanyaannya, lalu apa yang meningkat sebagaimana arti Syawal itu sendiri. Siapa dan apa yang meningkat atau setidak-tidaknya teruntungkan. Seharusnya orang-orang yang baru saja menjalankan ibadah puasa itu yang meningkat, ialah meningkat ketaqwaannya. Sebagai gambarannya, sebagaimana dikemukakan di muka, masjid menjadi lebih ramai karena jumlah jamaáhnya meningkat, orang berkekurangan atau fakir miskin menjadi tertolong dan seterusnya. Namun yang demikian, ternyata juga tidak mudah terlihat. Bahkan tidak sedikit tempat ibadah, tatkala Ramadhan lewat, maka menjadi sepi kembali. Sementara fenomena lain, jangankan untuk berinfaq, sebatas untuk mencukupi kebutuhan hidup sebulan ke depan belum tentu tertutupi. Inilah realitas yang kadang jauh berbeda dengan gambaran idealitasnya.

Pertanyaannya kemudian adalah, lalu siapa yang beruntung dan untung apa. Menjelang hari raya tiba, biasanya juga terjadi semakin padatnya pengunjung pasar-pasar, mall, dan tempat perbelanjaan lainnya. Banyak orang mempersiapkan hari raya dengan cara berbelanja lebih banyak dari bulan atau hari biasa. Fenomena seperti itu menjadikan para pengusaha, pabrik-pabrik, transportasi dan apa saja, pedagang dan lain-lain mendapatkan peningkatan keuntungan. Pertanyaannya adalah siapakah para pengusaha dan pedagang besar itu, apakah selalu dari orang-orang yang juga ikut berpuasa. Jawabnya, tentu tidak mesti demikian.

Orang-orang yang tidak berpuasa pun, karena jeli membaca peluang pasar, maka secara ekonomis merekalah yang teruntungkan. Sebaliknya, banyak orang yang berpuasa, karena tidak melihat keuntungan yang bersifat material ini, justru setelah usai bulan ramadhan, maka secara ekonomis jangankan meningkat, sebaliknya justru mengalami defisit. Mereka yang mengalami peningkatan secara ekonomis itu, adalah orang-orang yang pandai membaca peluang bisnis, sekalipun mereka belum tentu berpuasa.

Akhirnya, memang puasa bukan untuk meningkatkan aspek ekonomi atau kekayaan. Puasa adalah untuk meningkatkan ketaqwaan. Akan tetapi jika ternyata, setelah memasuki bulan Syawal masjid menjadi sepi kembali, rasa syukur, sabar, ikhlas, dan istiqomah tidak juga meningkat, maka boleh saja dikatakan, bahwa puasa tidak mendapatkan apa-apa. Secara ekonomis tidak meningkat, sedangkan spiritual pun juga tidak bertambah. Sehingga kata syawal hanya sebatas nama bulan itu, dan belum memberikan makna apa-apa, termasuk bagi yang berpuasa. Semogalah kita semua, tidak tergolong sebagai orang yang tidak mendapatkan apa-apa itu. Seharusnya jika mungkin, sebagai kaum muslimin, di Bulan Syawal ini, berhasil mendapatkan dua-duanya, yaitu keuntungan ekonomi, maupun juga derajat taqwa. Wallahu a’lam

 

Incoming search :

bulan syawal,arti bulan syawal,kelebihan bulan syawal,keistimewaan bulan syawal,hikmah bulan syawal,makna bulan syawal,Hikmah syawal,pengertian bulan syawal,makna syawal,bulan sawal,melahirkan di hari raya idul fitri,meninggal di bulan syawal,hikmah 1 syawal,meninggal di hari raya idul fitri,arti bulan sawal,pengertian syawal,kelebihan anak lahir hari raya haji,arti sawal,arti syawal,kelebihan melahirkan anak di bulan ramadhan,kelebihan orang yang lahir di bulan puasa,kelebihan 1 syawal,arti dari bulan syawal,orang yang meninggal di bulan syawal,kata bulan syawal,makna 1 syawal,makna anak yang lahir di 11 syawal,Makna bayi lahir 1 ramadhan,Makna bln sawal,kelebihan lahir di 1 syawal,makna anak yg lahir di hari raya fitri,makna hari ke 1 di bulan ramadhan,makna anak lahir bulan syawal,tokoh yang lahir di bulan syawal,kelebihan orang yg lahir dibulan ramadhan,Kelebihan org yg lahir di bulan syawal,kelebihan puasa pd 13 14 15 bulan syawal,kelebihan raya,kelebihan syawal,kelebihan meninggal di bulan syawal,kepentingan syawal,lahir pada bulan syawal,kelebihan melahirkan dibulan puasa,kelebihan lahir pada bulan syawal,kelebihan orang lahir pada bulan penuh,makna kecelakaan dan meninggal di bulan ramadhan,makna kelahiran anak pada bulan purnama,makna orang meninggal dunia d bulan puasa,nama lahir di hari raya,nama lahir dihari puasa idul fitri,nama nama bayi lahir idul fitri,orang yang meninggal saat bulan purnama,orang yg lahir pada bulan purnama,pebgaruh anak lahir di bulan syawal,pengertian 1 syawal,Pengertian syawwal,puasa bulan purnama,seseorang yg meninggal di bulan syawal,sya lahir dibulan sawal,syawal hari lahir,nama bayi yang lahir dibulan idul fitri,nama bayi lahir satu sawal,melahirkan di bulan idul fitri,melahirkan pada 1 syawal,menigal pd saat idulfitri,nama /tgl lahir di bulan syawal,meningal di hari raya idul fitri,meninggal 1 syawal,meninggal bulan sya,meninggal dunia di bulan syawal,mukjizat bulan sawal,nama anak yang lahir dibulan fitri,nama anak yg lahir diidul fitri,nama bayi lahir di bulan fitri,Tentang bulan syawal,kelebihan anak yg lahir di bulan purnama,11 syawal,arti meninggal pd bln syawal,arti nama-nama bayi yang lahir di bulan syawal,arti orang yang lahir pada 1 syawal,Arti orang yang meninggal di bulan ramadhan,bayi lahir tanggal 1 syawal,bulan sahwal,bulan sawal merupakan bulan peningkatan ketaqwaan,bulan syawal adalah bulan peningkatan,Bulan syawal bulan apa,bulan syawal bulan peningkatan,Cara membuat nama bayi yang lahir di bulan sawal,definisi syawal,Hikma syawal,arti meninggal memasuki bulan ramadan,arti kata syawal,ada apa di bln syawal,apa ertinya bulan syawal,apa hikmah anak lahir dibulan ramadhan,apakah ada istimewanya lahir dibulan ramadhan?,apakah kelebihan bulan raya,arti 1 syawal,arti 1syawal,arti bulan shawal,arti bulan syawwal,arti dari 1 syawal,arti di balik anak lahir bulan puasa,arti fadhilat,arti kata bulan syawal,hikmah 1 sawal,hikmah di bulan syawal,hikmh syawsl,kehebatan bayi lahir bulan ramadan,kehebatan puasa 6 hari bulan sawal,keistemewaan lahir di bulan ramadhan,keistimewaan anak lahir idul fitri,Keistimewaan bulan sawal,keistimewaan lahir dibulan ramadhan,Keistimewaan melahirkan di hari raya,keistimewaan melahirkan saat idul fitri,keistimewaan meninggal di bulan ramadhan,keistimewaan syawal,keistimewasn lahir bulan Ramadan,keitimewaan bulan syawal,kelahiran byi sasi syawal,kebaikan syawal,kebaikan di bulan syawal,jumlah hari dalam bulan syawal,kalau orang meninggal di hari raya idul fitri,kapan bulan syawal,kata bijak dibulan syawal,kata bulan 1 syawal,kata bulan 1sawal,kata hikmah syawal,kata indah di bulan Syawal,kata kata d bulan syawal,kata kata tentang bulan syawal,kata-kata dibln syawal,katabulan sawal,kebaikan bulan syawal,kelebihan 1syawal

Comments

0 comments… add one

Leave a Comment



Next post:

Previous post: