≡ Menu

Kelebihan Dan Fadhilat Bulan Zulhijjah

cara buat duit dengan affiliate

KELEBIHAN-BULAN-DZULHIJJAH1

Amalan Bulan Dzulhijjah

“Khusus tentang puasa Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Berpuasa di hari Arafah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan dosa setahun yang akan datang.”

Rasulullah SAW telah bersabda:

“Dua bulan untuk berhari raya tidak berkurang keduanya, Ramadhan dan Dzulhijjah.” (HR Muslim ).

Dalil-dalil tentang keutamaan bulan Dzulhijjah

Firman Allah subhanahu wata’ala:

“Demi fajar dan malam yang sepuluh” (QS. Al Fajr :1-2)

Diriwayatkan dari shahabat Ibnu Abbas bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada hari dimana amal shalih pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yaitu sepuluh hari (dari bulan Dzulhijjah).” Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, tidak pula jihad fi sabilillah?” Beliau bersabda: “Dan tidak pula jihad fi sabilillah. Kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatupun.” (HR Jama’ah kecuali Muslim dan an-Nasa’i).

Dalam kitabnya Fathul Baari menyatakan : “Tampaknya sebab mengapa sepuluh hari Dzul Hijjah diistimewakan adalah karena pada hari tersebut merupakan waktu berkumpulnya semua ibadah-ibadah yang utama yaitu shalat, shaum, shadaqah dan haji dan tidak ada selainnya waktu seperti itu”.

Amal-amal yang Disyariatkan pada Hari-hari Tersebut

1. Melaksanakan ibadah haji dan umrah.

Kedua ibadah inilah yang paling utama dilaksanakan pada hari-hari tersebut, sebagaimana yang ditunjukkan dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda : “Umrah yang satu ke umrah yang lainnya merupakan kaffarat (penghapus dosa-dosa) diantara keduanya, sedang haji mabrur, tidak ada balasan baginya kecuali surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Shaum pada hari Arafah, ketika jamaah haji sedang wukuf (9 Dzulhijjah).

Tidak diragukan lagi bahwa ibadah puasa merupakan salah satu amalan yang paling afdhal dan salah satu amalan yang dilebihkan oleh Allah SWT dari amalan-amalan shalih lainnya. Sebagaimana firman-Nya dalam hadits qudsi:

Dalam hadits lain Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seseorang berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya dari neraka (karena puasanya) sejauh 70 tahun perjalanan” (HR. Bukhari dan Muslim)

Khusus tentang puasa Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), diriwayatkan oleh Imam Muslim bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Berpuasa di hari Arafah menghapuskan dosa setahun yang lalu dan dosa setahun yang akan datang.”

3. Memperbanyak takbir dan dzikir pada hari-hari tersebut.

Sebagaimana Firman Allah subhanahu wata’ala:

“Supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang tertentu” (QS. Al Hajj: 28)

Tafsiran dari “hari-hari yang tertentu” adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Oleh karena itu para ulama kita menyunnahkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut. Dan penafsiran itu dikuatkan pula dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad rahimahullah dari Ibnu Umar RA bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung dan amal shalih yang lebih dicintai oleh Allah padanya, melebihi sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil , takbir dan tahmid.”

4. Bertaubat dan menjauhi kemaksiatan serta seluruh dosa agar mendapatkan maghfirah dan rahmat dari Allah SWT.

Hal ini penting dilakukan karena kemaksiatan merupakan penyebab ditolaknya dan jauhnya seseorang dari rahmat Allah SWT, sebaliknya ketaatan merupakan sebab kedekatan dan kecintaan Allah SWT kepada seseorang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sungguh Allah itu cemburu dan kecemburuan Allah apabila seseorang melakukan apa yang Allah haramkan atasnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Memperbanyak ibadah-ibadah sunnat seperti shalat, membaca Al Qur’an, bersedekah, dan ibadah sunah lainnya.

Amalan tersebut akan dilipat gandakan pahalanya jika dilakukan pada hari-hari tersebut. Ibadah yang kecil pun jika dilakukan pada hari-hari tersebut akan lebih utama dan lebih dicintai oleh Allah subhanahu wata’ala daripada ibadah yang besar yang dilakukan pada waktu yang lain. Contohnya jihad, yang merupakan seutama-utama amal, namun akan dikalahkan oleh amal-amal shalih lain yang dilakukan pada sepuluh hari pertama bulah Dzulhijjah, kecuali orang yang mendapat syahid.

6. Disyariatkan pada hari-hari tersebut bertakbir di setiap waktu, baik itu siang maupun malam, terutama ketika selesai shalat berjama’ah di masjid.

Takbir ini dimulai sejak Shubuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) bagi yang tidak melaksanakan ibadah haji, sedang bagi jama’ah haji sejak Zhuhur hari penyembelihan (10 Dzulhijjah). Adapun akhir hari bertakbir adalah pada hari Tasyrik yang terakhir (13 Dzulhijjah).

Imam Bukhori berkata: “Adalah Ibnu Umar dan Abu Hurairah radiallahuanhuma keluar ke pasar pada hari sepuluh bulan Dzul Hijjah, mereka berdua bertakbir dan orang-orangpun ikut bertakbir karenanya.”

7. Memotong hewan qurban (udlhiyah) bagi yang mampu pada hari raya Qurban (10 Dzulhijjah) dan hari-hari Tasyrik (11,12,13 Dzulhijjah).

Hal ini merupakan sunnah bapak kita Ibrahim AS ketika Allah subhanahu wata’ala mengganti anak beliau dengan seekor sembelihan yang besar.

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim menyatakan, Nabi Muhammad SAW berqurban dengan dua ekor domba jantan yang keduanya berwarna putih bercampur hitam dan bertanduk. Beliau menyembelih keduanya dengan tangan beliau sendiri sambil membaca basmalah dan bertakbir.

8. Bagi orang yang berniat untuk berqurban hendaknya tidak memotong rambut dan kukunya sejak masuk tanggal 1 Dzulhijjah sampai dia berqurban.

Diriwayatkan dari Ummu Salamah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Jika kalian telah melihat awal bulan Dzulhijjah dan salah seorang diantara kalian berniat untuk menyembelih hewan qurban maka hendaknya dia menahan rambut dan kukunya.” Di riwayat lain disebutkan: “Maka janganlah dia (memotong) rambut dan kuku-kukunya sehingga dia berqurban.”

Kemungkinan hikmah larangan tersebut agar menyerupai orang yang menggiring (membawa) qurban sembelihan saat melakukan ibadah haji, sebagaimana firman Allah subhanahu wata’ala:

“� Dan janganlah kamu mencukur kepalamu sebelum qurban sampai di tempat penyembelihannya�” (QS. Al Baqarah :196).

9. Melaksanakan shalat ‘Ied berjama’ah.

Karenanya janganlah seseorang menjadikan hari ‘Ied untuk berbuat kejahatan dan kesombongan. Serta jangan pula menjadikannya sebagai kesempatan untuk bermaksiat kepada Allah SWT dengan mendengarkan nyanyian-nyanyian dan musik-musik yang melalaikan, minuman keras dan yang semacamnya. Perbuatantersebut menyebabkan terhapusnya amalan kita yang telah dikerjakan pada sepuluh hari pertama bulan tersebut.

Semoga Allah senantiasa memberi petunjuk kepada agar kita termasuk orang-orang yang memanfaatkan kesempatan emas seperti ini dengan baik. Amin.

 

Incoming search :

kelebihan bulan dzulhijjah,bulan dzulhijjah,hikmah bulan dzulhijjah,hari baik di bulan zulkaidah,fadhilat bulan zulhijjah,kelebihan bulan zulhijah,kelebihan bulan zulhijjah,bulan zulhijah,nama bayi lahir bulan zulkaidah,nm bayi lahir pada bulan dzulhijjah,nama-nama islam bulan dzul,nama yg baik untuk anak yang lahir bulan dzulhijjah,lahir bulan dzulhijah,nama nama tokoh terkenal yang lahir bulan dzulhijjah,nama bayi yang lain di bulan zhulhijah,Nabi yang lahir dibukan haji,nama anak yang lahir di bulan rayagung,nama bayi yang lahir di bulan zulqaidah dan zulhijjah,nama anak yang lahir dibulan haji,nama bayi bulan dzulhijjah,nama bayi d bulan zulhijjah,nama bayi untuk lahir di bulan rayagung,Nama bayi lahir bulan zulhaji,puasa 9 dulhijah,puasa awal bulan zulhijjah,puasa bulan zulhijrah,www puasa 9 zulhijah com,www amalan bulan dzulhijjah com,watak yang lahir pada bulan dhulhijah,watak manusia lahir di bulan dzulhijjah menurut islam,watak anak yg lahir dibulan dzulhijah,watak anak lahir bulan kurban,Waktu baik dlm perkawinan pd bln Zulhaji,tentang puasa di bulan dzulhijjah,sunat puasa bulan haji,stafaband musik rasulullah telah datang bagaikan bulan purnama com,sjolat sunat dibulan zulqaidah,puasa zulhijja,puasa sunnah bulan dzulhijjah,puasa sunnah 9 hari bulan zulhijjah,puasa sunat zulhijah,puasa rayagung,Puasa di bulan haji,ZULHIJJAH,keutamaan dan amalan di bulan dzulhijjah,hikmah bulan jdulhijah,12 zulhijjah keistimewaan,hari baik di bulan haji,fadillah bulan purnama,cara puasa bulan zulkaidah atau september,bulanzulhijah,bulan zulhijrah,bulan zulhijjah b,bulan zhulhijjah,bulan dzul hijah,bila anak lahir pada bulan dzulhijjah,anak lahir bulan zulhijjah,amaln buln julhijah,amalan dibulan Zulhij,amalan di bulan zulkaedah,amalan bulan zulqaidah,Ibadah puasa 1 bulan penuh com,kebaikan bulan lapan,keutamaan bulan zulkaidah,Keutamaan bulan dzulhijjah,keuntungan lahir di bulan dzulhijjah,kelebihan zulhijjah,kelebihan puasa 9 dzulhijjah,kelebihan lahir bulan dzulhijjah,kelebihan dzul,Kelebihan dibulan zulhijjah,Kelebihan bulan rayagung,kelebihan berqurban,kelahiran dihari 9 julhijjah,keistimewaan2 tgl 10 dzulhijjah,keistimewaan bulan zulhijjah,keistimewaan anak-anak yang dilahirkan di bulan haji,kebaikan di bulan dzulhijjah,kebaikan dan manfaat bulan zulhijah,amalan bulan dzulhijjah

Comments

0 comments… add one

Leave a Comment



Next post:

Previous post: