≡ Menu

Kerana Selembar Bulu Mata, Kita Ke Syurga

  • Murah Giler barang-barang ni Jom Tengok dulu !!
  •  

    Assalamualaikum,
    Semoga kisah ini memberi iktibar dan kesedaran kepada kita yang banyak
    dosa ini... Selembar Bulu Mata…Diceritakan di Hari Pembalasan kelak,
    ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah,
    mensia-siakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat.Tetapi dia
    berkeras membantah. "Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar.
    Saya tidak melakukan semua itu.""Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau
    betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," jawab
    malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap
    penjuru. Tetapi anehnya, ia tidak menjumpai seorang saksi pun yg
    sedang berdiri.
    
    
    

    
    Di situ hanya ada dia sendirian.Makanya ia pun
    menyanggah, "Manakah saksi-saksi yg kau maksudkan? Di sini tidak ada
    siapa kecuali aku dan suaramu." "Inilah saksi-saksi itu,"ujar malaikat.
    Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yg memandangi." Disusul oleh
    telinga,"Saya yg mendengarkan." Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya
    yang mencium." Bibir mengaku, "Saya yang merayu." Lidah menambah,
    "Saya yang mengisap." Tangan meneruskan,"Saya yang meraba dan meremas.
    " Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan." "Nah kalau
    kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang
    perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.Orang tersebut tidak dapat membuka
    sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi
    bakal dimasukkan ke dalam jahanam.Padahal,rasa-rasanya ia telah
    terbebas dari tuduhan dosa itu.
    
    
    
    
    Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu,
    sekonyong-konyong terdengar suara yg amat lembut dari selembar bulu
    matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi.
    ""Silakan", kata malaikat. "Terus terang saja,menjelang ajalnya,
    pada suatu tengah malam yg lengang,aku pernah dibasahinya dengan air
    mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah
    nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian
    bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yg terbasahi air
    matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka
    saya, selembar bulu matanya,berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah
    melakukan taubat  sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan.
    " Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut di
    bebaskandari neraka dan dihantarkan ke syurga. Sampai terdengar
    suara bergaungkepada para penghuni syurga: "Lihatlah, Hamba Tuhan
    ini masuk syurga  kerana pertolongan selembar bulu mata."
    
    

    Wassalam.

    Comments

    comments

    { 0 comments… add one }

    Leave a Comment

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.